Mengenal Plafon PVC

Plafon PVC terbuat dari bahan baku plastik Polyvinyl Chloride (PVC), sejenis plastik yang umum dipakai untuk pembuatan pipa air. Saat ini pemakai meluas untuk bahan bangunan, termasuk material plafon. Bukan hanya karena tampilannya yang menarik, tetapi juga banyak digemari karena keunggulan yang diberikannya.

Kelebihan Plafon PVC

Banyak material plafon yang beredar di pasaran saat ini, mulai dari gypsum, akustik, GRC, WPC, dan lainnya.

1. Anti Rayap

Plafon PVC sering dilirik sebagai alternatif dari plafon kayu (lumber ceiling) karena ketahanannya terhadap serangan rayap. tidak mengandung selulosa yang menjadi makanan utama rayap, sehingga tidak disukai rayap. Kini, tersedia dalam motif serat kayu dengan berbagai varian yang dapat dipilih sesuai dengan design ruanganmu. Selain itu, harga jauh lebih murah dibandingkan plafon kayu.

2. Anti Bocor (Waterproof) dan Tidak Lapuk

Gypsum tidak tahan air, akan lapuk dan bocor saat terkena rembesan air. Plafon PVC mempunyai kelebihan tersendiri karena terbuat dari bahan PVC yang tahan air (waterproof). Seperti pada pipa air, air tidak akan merembes dan membuat plafon PVC lapuk. Kebocoran dan kelembapan tinggi bukan lagi masalah dengan plafon PVC.

3. Api Tidak Merambat (Self-Extinguishing)

Salah satu faktor yang beresiko meningkatkan kerusakan saat kebakaran adalah plafon yang merambatkan api dan ambruk. mengurangi resiko ini karena api tidak akan menyebar hanya akan gosong dan berwarna hitam jika terbakar, namun tidak akan merambatkan api.

4. Tidak Memerlukan Finishing

Plafon PVC mempunyai kelebihan tersendiri di mana setiap lembaran merupakan finished product. Maksudnya sudah siap dipasang tanpa memerlukan proses finishing lagi.

5. Pemasangan Praktis dan Cepat

Dengan sistem ini, sisi lembaran akan menutupi sekrup sehingga tampak rapi. Selain itu, sistem interlocking mempermudah dan mempercepat instalasi karena tidak perlu lagi meratakan sambungan antar papan.

6. Ringan, Elastis, dan Berstruktur Kuat

Biasanya memiliki ketebalan antara 6-9 mm, dengan ketebalan optimal di 8 mm. Di antara kedua lapisannya terdapat struktur berongga sehingga mempunyai bobot yang ringan, namun masih padat dan kokoh.<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4273036480356117″ crossorigin=”anonymous”></script>

7. Bebas Biaya Perawatan

Cara membersihkan plafon PVC sangatlah mudah. Plafon ini tidak memerlukan biaya perawatan berkala seperti coating pada plafon kayu. Selain itu, kamu tidak perlu merogoh kocek untuk mengganti plafon yang rusak karena rembesan air, seperti pada gypsum.

Kekurangan

Setiap material tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing,

1. Tidak Tahan Sinar Matahari Langsung

Apabila terkena panas matahari langsung secara terus menerus, plafon ini akan cepat pudar dan mudah retak (getas). Namun, jika terlindungi dari sinar matahari, akan awet hingga bertahun-tahun.

2. Tampak Adanya Sambungan

Plafon PVC berbentuk lembaran panjang, biasanya dengan lebar antara 20-30 cm dan panjang 4-6 m. Plafon ini dipasang dengan menggabungkan setiap lembaran secara berurutan. Jika diamati dengan seksama, akan terlihat garis sambungan antar panel. Kamu dapat memilih motif yang memiliki nat (groove / drain line) untuk menyembunyikan garis sambungan ini. Dengan motif ber-nat, akan tampak seperti plank-plank yang tersambung, seperti pada plafon kayu (lumber ceiling).

3. Tidak Bisa Motif

Untuk mengganti motif kamu perlu membeli lembaran baru yang sesuai dengan design yang kamu mau. Kamu tidak dapat mengecat ulang saja untuk mengganti tampilannya seperti pada plafon gypsum. Kamu juga tidak dapat memilih motif dengan gambar custom seperti pada wallpaper. Motifdicetak serupa pada setiap lembaran, sehingga motif akan tampak berulang pada setiap papan.